"Lagi apa". "Hanya online". "Kenapa kamu buat status seperti itu? Tak percayakah kamu kepadaku?". Merasa bersalah "Aku tak bermaksud seperti itu". "Tapi kalimatmu mengatakan demikian". "Maafkan aku. Maaf tlah melukai perasaan mu". Mata sang gadis mulai berkaca-kaca.. "Aku disini untuk menyelesaikan pendidikanku. Aku jarang menemuimu bukan karena inginku. Aku sangat mengharapkan pengertianmu untuk saat ini". Tak bisa berkata apa-apa, hanya " sekali lagi maafkan aku". "Aku bisa memaafkan mu, tapi tidak untuk bersamamu kembali saat ini. Sakit rasanya tak dipercayai oleh kekasih sendiri". " tak bisakah kamu memaafkan ku dan kita tetap bersama?" "Aku tetap dengan pendirian ku. Kita tetap bisa berteman seperti awal kita kenal" "Kalau itu memang mau mu. Aku tak bisa memaksakan kehendakku kepadamu" "Ya.. Trimakasih". *** Malam dihari yang ...
Sesekali terlintas pikiran yang tak pantas. Rasa ingin meng-akhiri hidup lebih besar, dari pada membuat tugas akhir yang memang benar-benar akhir dari tingkat pendidikan ini. Lucu. Arrgghh. Masa semudah ini putus asa. Gampang sekali menyerah dengan hal yang sekecil ini. Apa manfaat dari Pendidikan yang bertahun-tahun ku jalani ini. Tak kah berbekas?? Yang perlu dipikirkan bukanlah "Mati saja" tapi "Wisuda segera". Kapan tak lagi membebani Ibu dengan pundi-pundi nominal yang tak sedikit untuk biaya pendidikan. Kapan menyenangkan ibu? Kapan akan mengirim pesan singkat kepada Ibu dengan kalimat "Mom, uang untuk sekolah adik sudah ku transfer ?" bukan hanya bisa menyampaikan kalimat "Mom, uang ku udah habis, kirim lagi ya". Bukankah dengan alasan itu saja sudah kuat untuk segera bangkit, bersemangat memperjuangkan cita?
Antara Geo dan Manusia ada kekuasaan, ketakutan, kekuatan, kesadaran dan hal lainnya. Mungkin kalian bingung, Geo itu apa. Geo merupakan istilah untuk ruang hidup.Yaa benar, Geo untuk geografi, geo untuk geopolitik dan geo untuk yang lain.
(20 September 2014, sabtu) Seminggu dari sekarang si kutu wisuda dan hatiku terusik oleh pertanyaan dari diri sendiri. Apakah aku akan datang ke wisudanya si kutu? Rasanya ingin sekali datang, mungkin itu adalah saat terakhir aku bisa lihat si kutu. Senior yang ku kagumi dari awal kuliah sampai saat ini. Tapi… apakah aku sanggup bertemu dan menyapa si kutu?